Knowledge Automatic Transfer Machine atau yang biasa disebut K-ATM menjadi sebuah inovasi baru dalam penyebaran informasi di perpustakaan dalam bentuk koleksi digital berupa e-book dan e-journal agar lebih praktis sehingga pemustaka tidak perlu berkunjung ke perpustakaan. Perpustakaan Universitas Indonesia sebagai pelopor penggunaan K-ATM ini sudah memberikan dampak positif bagi pengguna Perpustakaan UI sejak tahun 2016. K-ATM memberikan layanan mandiri terhadap pengguna dalam layanan referensi virtual tanpa melalui pustakawan terlebih dahulu.

    K-ATM didesain dengan seperti mesin ATM yang berisi e-book dan e-journal yang bisa di download oleh civitas akademik akademika UI saja. K-ATM merupakan layanan untuk memudahkan anggota perpustakaan mendapatkan e-resources hasil pilihan perpustakaan secara gratis. ATM ini bisa dikatakan e-resources sebagai banknya e-journal dan ­e-book yang dilanggan oleh perpustakaan, sehingga e-resources yang dilanggan akan dapat terekod dan dapat dimanfaatkan anggota perpustakaan kapanpun. Penggunaan mesin K-ATM sendiri sangat mudah dilakukan dengan Langkah berikut :

        1. Pencarian di mesin K-ATM

Pada layar mesin K-ATM terdapat textbox yang digunakan sebagai input pencarian.

        2. Pemilihan e-book yang ingin diunduh  

Setelah pengguna menemukan e-book yang diinginkan, pengguna bisa menyentuh gambar sampul e-book untuk memilikinya.  

        3. Mengunduh e-book

Untuk mengunduh e-book, pengguna cukup membuka webmail UI-nya. Akan ada kiriman email dari server K-ATM yang berisi link untuk mengunduh ebook yang telah dipilih. Klik link tersebut dan browser akan mengunduh secara otomatis.

    Penggunaan K-ATM sendiri tentu akan memudahkan pengguna perpustakaan dan juga layanan referensi itu sendiri. Antrian panjang yang biasanya terjadi pada proses peminjaman buku di Perpustakaan juga akan berkurang. Kebutuhan akan informasi yang semakin dibutuhkan dan perkembangan teknologi yang semakin maju menjadikan perpustakaan untuk mampu beradaptasi, berkembang, dan mampu mengikuti arus teknologi informasi. Sehingga penerapan K-ATM pada setiap perpustakaan sangat dinanti-nanti.